Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kabar Gembira! Ratusan UMKM di Kab. Gorontalo dan Gorut Dapat Suntikan Modal Usaha, Segini Nominalnya!

Minggu, Mei 24, 2026 | Minggu, Mei 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-24T00:43:18Z
  
GORONTALO – Kabar segar datang untuk dunia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Provinsi Gorontalo! Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) baru saja menyalurkan bantuan modal usaha produktif bagi ratusan pelaku UMKM.

Tidak tanggung-tanggung, bantuan ini menyasar ratusan pelaku usaha yang tersebar di dua wilayah sekaligus, yaitu Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Ketua BAZNAS Hamka Arbi dan Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Faisal Lamaraka di halaman Kantor Bank SulutGo (BSG) Cabang Limboto, Kamis (21/5/2026).


Kolaborasi Pemprov, BAZNAS, dan BSG

Program ini merupakan buah kerja sama yang apik antara Pemprov Gorontalo, BAZNAS Provinsi Gorontalo, serta Bank SulutGo. Menariknya, sumber dana bantuan ini berasal dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang dikelola oleh BAZNAS.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah untuk menguatkan ekonomi masyarakat bawah lewat sektor UMKM. Program serupa bahkan sudah rutin diupayakan sejak tahun 2025 demi mendongkrak kesejahteraan warga.

"Bantuan ini berasal dari zakat ASN Pemerintah Provinsi Gorontalo yang dikelola oleh BAZNAS. Karena itu kami berharap bantuan ini benar-benar digunakan untuk modal usaha agar usaha masyarakat berkembang," ujar Idah dalam sambutannya.

Rincian Jumlah Penerima Bantuan dan Nominalnya

Bagi Anda yang penasaran berapa nominal bantuan yang diberikan, total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp424.800.000. Anggaran tersebut dibagi ke dalam 354 paket bantuan modal usaha produktif, di mana masing-masing pelaku UMKM menerima bantuan sebesar Rp1.200.000.

Berikut adalah rincian sebaran penerimanya:
  • Kabupaten Gorontalo: 187 pelaku UMKM
  • Kabupaten Gorontalo Utara: 167 pelaku UMKM
Pesan Penting: Uangnya Jangan Dipakai Buat yang Lain!

Dalam kesempatan tersebut, Idah Syahidah memberikan wanti-wanti yang cukup tegas kepada para penerima manfaat. Beliau mengingatkan agar bantuan dana ini benar-benar diputar kembali sebagai modal usaha yang produktif, bukan untuk keperluan konsumtif di luar bisnis.

Ia mencontohkan, bagi pedagang nasi kuning, uangnya bisa dipakai untuk membeli meja atau kursi baru agar pelanggan makin nyaman makan di tempat. Sementara bagi pemilik warung kelontong, bantuan bisa dialokasikan untuk membeli etalase, rak penyimpanan, atau menambah stok barang dagangan.

"Jadi uang ini dipakai betul-betul untuk modal usaha. Jangan digunakan untuk hal-hal di luar kebutuhan usaha. Bantuan ini harus menjadi modal produktif agar usaha berkembang dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh keluarga, termasuk untuk pendidikan anak-anak," tegas Idah.

Dengan adanya suntikan modal ini, diharapkan UMKM di Gorontalo dan Gorut bisa makin berkembang, pendapatan masyarakat meningkat, dan roda ekonomi daerah berputar lebih cepat.
 
  

×
Berita Terbaru Update