Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemkab Gorontalo Mulai Siapkan Penanganan Banjir di Olimohulo

Rabu, Mei 20, 2026 | Rabu, Mei 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-23T14:47:35Z

LIMBOTO - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai menyiapkan langkah penanganan banjir yang kembali melanda Desa Olimohulo, Kecamatan Asparaga.

Banjir yang terjadi pada Selasa (19/5/2026) itu kembali merendam permukiman warga dan mengganggu akses utama masyarakat di desa tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gorontalo, Risman Umar, mengatakan pihaknya sudah turun langsung meninjau kondisi lokasi pascabanjir.

Menurutnya, persoalan banjir di wilayah itu membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh karena kapasitas saluran air yang ada saat ini sudah tidak lagi memadai.

“Sebelumnya saya sudah melihat langsung kondisi di lokasi. Memang membutuhkan revitalisasi karena kapasitas saluran yang ada saat ini sudah tidak memadai,” ujar Risman.

Ia menjelaskan, luapan air yang terjadi saat hujan deras disebabkan debit air yang masuk jauh melebihi kapasitas gorong-gorong di lokasi tersebut.

Bahkan, struktur yang selama ini dianggap sebagai jembatan sebenarnya hanya berupa gorong-gorong dengan daya tampung terbatas.

“Ketika hujan deras, volume air sangat besar sehingga tidak mampu tertampung lagi. Jadi ini bukan jembatan besar, melainkan gorong-gorong,” jelasnya.

Untuk langkah awal, Pemkab Gorontalo berencana melakukan normalisasi dan perbaikan sementara dengan memanfaatkan anggaran pemeliharaan jembatan.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Asparaga juga akan mengusulkan penanganan lanjutan melalui proposal kepada Bupati Gorontalo.

Meski demikian, Risman menilai normalisasi sungai saja belum cukup untuk mengatasi banjir yang terus berulang di Desa Olimohulo.

Menurutnya, wilayah tersebut membutuhkan pembangunan jembatan atau saluran yang lebih besar agar mampu menampung debit air saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Kalau hanya membersihkan aliran sungai, saat hujan besar banjir tetap berpotensi terjadi. Karena itu dibutuhkan pembangunan jembatan yang lebih besar dan representatif,” ungkapnya.

Ia berharap penanganan tersebut dapat segera dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap permukiman warga maupun fasilitas umum di sekitar lokasi banjir.

×
Berita Terbaru Update